Panduan Minimal Belajar Tmux

Tmux is powerful, believe me. Akan tetapi, apakah tmux sesuai dengan kebutuhan kita? belum tentu. Bisa jadi malah membuat kerjaan kita ribet atau bisa juga seperti yang saya alami, membuat pekerjaan menjadi lebih tertata dan nyaman. Pertanyaan saya sekarang, tahu dari mana tmux akan bermanfaat untuk kita atau tidak? Hanya ada satu jawaban, mencobanya sendiri. Mendengar cerita orang tidak akan membantu banyak untuk tahu dengan benar, pun dengan hanya membaca tulisan-tulisan soal tmux, termasuk tulisan ini. Jadi setuju ya, mesti dicoba sendiri.

Tmux bagi saya adalah salah satu investasi tools yang tepat yang saya ambil di tahun 2017 ini. Dengan learning curve yang tidak seberapa malah bisa dikatakan sangat gampang tetapi dengan return of invesment yang sangat tinggi. Trik belajar tmux (dan teknologi yang lain tentunya) adalah dengan langsung mencobanya. Dengan mencoba maka kita akan tahu bahwa kita tidak harus mempelajari sebagian besar atau seluruh kemampuan atau fitur dari suatu teknologi untuk kita bisa menggunakannya bekerja. Cukup pelajari dulu yang inti-intinya terus yang sisanya belajar sambil kerja.

Tulisan ini saya tujukan sebagai panduan minimalis untuk belajar menggunakan tmux. Hanya fitur-fitur inti yang dengan investasi waktu dan otak tidak banyak sudah bisa membantu pekerjaan kita.

Ingin belajar tmux secara lengkap melalui video tutorial?
Saya membuat IDRails.com situs screencast belajar web development modern
Seri tmux bisa diakses di https://www.idrails.com/series/menjadi-dewa-terminal-dengan-tmux

Pelajaran Pertama

Pelajaran pertama tentu menginstal tmux dong. Kita bisa menjalankan sudo apt-get install tmux kalau di linux atau kalau di mac gunakan brew install tmux. Setelah tmux berhasil diinstal kita bisa menjalankan perintah :

Yang muncul di terminal adalah serupa gambar di bawah ini.

Seperti tidak ada perbedaan dengan terminal biasanya kecuali bisa kita lihat ada ijo-ijo nangkring di bagian bawah. Nah itu tandanya kita sudah masuk pada sesuatu yang namanya tmux session.

Tombol Sakti

Formula yang dianut di tmux adalah seperti ini

Simple enough. Prefix adalah tombol Ctrl+b (control dan huruf b ditekan secara bersamaan) dan command adalah berbagai macam tombol yang kita gunakan untuk tujuan spesifik nanti. Menjalankan suatu command di tmux berarti yang kita lakukan adalah menekan Ctrl+b – lepas – kemudian tekan tombol command. Ada cukup banyak command yang bisa kita lakukan tetapi untuk belajar dasar saya kasih sedikit saja.

Window

Window menurut saya adalah hal pertama yang perlu diajarkan soal tmux. Window adalah apa yang dilihat oleh mata saat membuka tmux. Secara default saat kita pertama membuka tmux maka akan ada 1 window. Nah yang kita hadapi itulah yang disebut window.

Untuk membuat window baru, perintah yang dijalankan adalah

Gambar di bawah ini menunjukkan bahwa ada 3 window yang telah dibuat di tmux.

Bisa dilihat dari gambar di atas, setiap window memiliki nilai indeks yang dimulai dari angka 0. Untuk berpindah antar window, perintah-perintah ini bisa digunakan.

Window ini mirip dengan konsep tab dimana di dalam sebuah window kita bisa menjalankan program yang berbeda-beda antar yang satu dengan yang lain.

Satu lagi terakhir soal window, gunakan prefix + & untuk menutup window. Akan muncul prompt menanyakan apakah kita akan menutup window, tekan y untuk konfirmasi.

Session

Setiap kali kita menjalankan perintah tmux di terminal, itu artinya kita membuat satu session di tmux. Nah karena di bawah terminal kita ada ijo-ijonya itu artinya kita sedang berada di dalam session tmux. Untuk keluar dari session, gunakan perintah prefix + d. Keluar dari session ini istilahnya detach itulah kenapa tombol commandnya adalah d, singkatan dari detach.

Sekarang bisa dilihat kalau kita sudah balik ke terminal seperti biasanya. Kita bisa melihat ada session apa saja di tmux dengan mengetik

Untuk kembali masuk ke session yang sudah dibuat atau istilahnya adalah attach, perintahnya adalah seperti ini.

Gunanya session buat apa? Kalau saya, session saya gunakan untuk mengelompokkan window berdasarkan pekerjaan. Ketika sedang membuka yang berhubungan dengan IDRails maka saya buat session tmux dengan nama idrails, lalu untuk kerjaan kantor saya buat session dengan nama ngoprek misalnya, dan lain sebagainya.

Facebook Comments
 

Agung Setiawan

Agung Setiawan adalah software engineer di BukaLapak.com, penulis sekaligus pecinta sastra, dan pembaca buku

 
Halo, perkenalkan saya Agung Setiawan.
Saya Software Engineer di BukaLapak.
Simak pemikian saya soal dunia Software Engineering via Twitter di @agungsetiawanmu dan facebook
Blog ini saya update seminggu sekali jadi sering-sering saja mampir
Mau belajar Vim bareng saya?
Belajar ngoding dari nol menggunakan PHP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *