Macbook Pro atau Mac Mini? Kebimbangan yang Mengasyikkan!

Harga GPU (Graphical Processing Unit) yang tak karuan membuat saya jadi malas melanjutkan mimpi merakit PC dengan spesifikasi lumayan. Dari harga sekitar 8 juta rupiah masa iya melambung menjadi 23 jutaan. Sudah gitu masih saja ada yang beli! Memang negara kita sesungguhnya penuh dengan sultan. Sebagai rakyat biasa Yogyakarta tapi KTP Kendal, saya cuma bisa melongo.

Mesin jadul, masih kuat tapi tetep jadul

Laptop yang sampai sekarang masih saya pakai ini dulu dibeli sekitar akhir tahun 2015. Q4 2015 lah bahasa kerennya anak-anak startup. Ya kalau ga Oktober berarti November, lupa.

Macbook Pro 13” early 2015 itu dulu saya beli seharga 22juta, menghabiskan separuh harta kekayaan saya hahaha. Alhamdulillah dengan modal segitu baliknya banyak kali lipat.

Sekarang mengingat umurnya yang sudah uzur untuk ukuran peralatan tempur yang dipakai sehari-hari, dan betapa pekerjaan saya mengharuskan menggunakan mesin yang sip dan mengingat kalau beli Macbook itu walau mahal tapi ROI-nya mantap, maka ingin rasanya tahun ini atau awal tahun depan buat upgrade mesin.

Sesuai subjudul di tulisan ini sebenarnya Macbook yang saya pakai masih fine-fine saja tetapi yaitu tadi, sudah tua. Layaknya pemain bola, walaupun jago tapi kalau sudah tua ya antara pindah tim (“dibuang”) atau pensiun. Untuk ngoding so far so good, mungkin karena saya anak backend. Kabarnya anak-anak mobile dan frontend butuh mesin yang lebih bandel karena komputasi yang dilakukan lebih berat dari kerjaan backend.

Lain ngoding, lain bikin konten. Laptop yang hampir 6 tahun umurnya ini kalau dipakai untuk export video hadeh lamanya minta ampun. Mending kalau lama dan masih bisa disambi untuk yang lain, ini enggak. Export video lewat Screenflow + dipakai task lain secara bersamaan = emosi jiwa.

Macbook atau Mac Mini?

Cenderung ke Mac Mini.

Jaman sudah berubah. Kalau dulu kerja di kantor sambil bawa-bawa laptop dari rumah maka sekarang kerjanya cenderung duduk manis anteng di satu lokasi yaitu ruang kerja kita masing-masing di rumah. Kalau dulu berarti butuh mesin yang bisa diangkat-angkat maka sekarang portabilitas jadi nomor sekian.

Kalau pun butuh portabilitas maka dalam skenario saya yang paling mungkin adalah buka laptop di kafe. Tapi seumur-umur saya tidak pernah bisa benar-benar bekerja di kafe. Kalau beberapa kali nampak saya kerja di kafe itu sebenarnya karena kerjaannya pas lagi agak selow. Alias lebih banyak main-mainnya daripada kerjanya karena yaa kerjaannya sendiri sudah selesai intinya dan tinggal sisa-sisa ibaratnya.

Lagi pula sekarang saya sudah terbiasa kerja dengan layar monitor yang lebar, minimal 24”. Udah ga mau lagi kerja di layar 13”/14”/16”.

“Lha kalau Macbook kan bisa dicolok ke monitor?”

Betul, tapi berarti keyboard dan monitor yang ada di Macbook ga kepakai karena saya pakainya mode clam shell, paling ga bisa konsen kerja pakai dual monitor. Mubazir dong jadinya.

Sebagai perbandingan, harga Macbook Pro M1 16gb 256gb itu sekitar 28.5-29juta. Sedangkan harga Mac Mini M1 16gb 256gb ada di kisaran 16.7-17juta. Selisihnya lumayan kan. Terus Macbook Pro yang terbaru, yang 14″ dengan M1 Pro, sekitar 35-36juta, tambah selisih banyaaak harganya. Dengan selisih yang segede itu bisa saya belanjakan untuk lensa kamera yang bagus dan monitor 27″ resolusi 4k.

Oke Mac mini memang lebih murah tapi belum sama keyboard dan monitor. Saya sudah punya keyboard jadi tidak perlu lagi mengeluarkan uang. Lanjut ke urusan monitor. Sudah ada LG 24″ FULL HD. Memang terasa burik kalau dipakein Macbook/Mac mini wkwk tapi ga terlalu mengganggu karena saya bukan designer. Lagian dengan selisih dana jika dibeliin Macbook Pro yang saya jelaskan tadi, bisalah buat beli 27″ 4k.

Penutup

Fix beli Mac Mini + monitor 4k?

Tunggu kabar berikutnya!

Facebook Comments
 

Agung Setiawan

Halo, perkenalkan saya Agung Setiawan. Seorang software developer, penulis buku, blogger, gunpla builder, tech educator dan yang paling penting console gamer.

 
Halo, perkenalkan saya Agung Setiawan.
Seorang software developer, penulis buku, blogger, gunpla builder, tech educator dan yang paling penting console gamer.
Selain di blog ini saya cukp aktif juga main di Twitter @agungsetiawanmu dan Facebook serta Instagram.
Mau belajar programming bareng? Cek YouTube channel saya.
Mau belajar Vim bareng saya?

One thought on “Macbook Pro atau Mac Mini? Kebimbangan yang Mengasyikkan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *