Pengalaman Outsource Project di Fiverr.com

Fiverr.com adalah situs job marketplace dimana terdapat banyak “penjual” yang menawarkan berbagai macam jasa seperti design, writing, programming dan lain sebagainya. Beberapa waktu yang lalu saya membayar jasa desain template web melalui fiverr.com. Saya ingin berbagi pengalaman tersebut melalui tulisan ini.

fiverr.com

Mungkin untuk developer Indonesia Upwork.com, Freelancer.com dan juga Projects.co.id lebih terdengar familiar dibanding fiverr.com. Ketiganya adalah job marketplace juga tetapi yang membuat beda dengan Fiverr.com adalah ketiga situs tersebut lebih menawarkan project yang membutuhkan pekerja sedangkan Fiverr.com justru kebalikannya, pekerja yang membutuhkan project.

Dengan modeln yang seperti itu saya merasa Fiverr.com lebih ditujukan kepada orang yang ingin meng-outsource-kan proyeknya dibanding dengan orang yang ingin mencari uang dengan mengerjakan proyekan, meskipun kedua model situs di atas bisa juga saling dibalik, Fiverr.com untuk orang yang mencari uang dan Upwork.com dkk untuk meng-outsource-kan proyek. Masalah perspektif saja.

Latar Belakang

Saya waktu itu sedang butuh template html sebagai halaman front end dari proyek yang saya kerjakan. Karena ini halaman frontend yang berarti akan dilihat langsung oleh pengguna maka desain yang bagus dan enak dilihat perlu dibuat.

Saya dan rekan saya sama-sama software developer yang bergelut di urusan backend, urusan frontend ngerti tetapi kalau harus mendesain halaman web kami bukan ahlinya dan demi mengejar waktu supaya proyek segera rilis maka kami memutuskan untuk meng-outsource-kannya.

Memilih Pekerja

Proses pencarian pekerja di Fiverr.com sangatlah mudah, tinggal ketik di search box kata kunci yang sesuai maka akan disodorkan beberapa pekerja yang sesuai. Waktu itu kata kunci saya kalau tidak salah ingat “html design”.

Lihat-lihat sebentar hasil pencarian, langsung saya lihat profile detail dari salah satu pekerja yang memiliki rating bagus. Saya teliti review dari pembeli-pembeli yang sudah pernah bekerja sama dengan dia, berapa level sellernya, berapa ratingnya, berapa response timenya, seperti apa kata-kata perkenalannya, dan recent delivery-nya.

Setelah 75% mantap maka langkah selanjutnya pada waktu itu adalah mencari informasi tentang bagaimana memesan jasa di Fiverr.com

Memesan Order

Sebagai orang yang belum pernah melakukan outsource di Fiverr.com saya lumayan bingung bagaimana caranya. Pada setiap halaman detail layanan terdapat tombol “Order Now ($5)”, apakah berarti hanya dengan membayar $5 kita bisa mendapat apa yang kita mau?. Hmmm gak masuk akal.

Saya coba cari email pihak fiverr.com untuk bertanya soal $5 tapi namum tidak tertera di situsnya. Saya cari lewat google-pun tidak ada karena ternyata mereka hanya menerima konsultasi lewat sistem tiket yang disediakan.

Akhirnya langkah yang saya ambil adalah langsung bertanya pada penjual yang saya pilih. Saya bilang jujur kalau saya tidak tahu cara kerja fiverr.com dan dengan harga $5 apa yang bisa saya dapat. Berikut adalah jawaban dia.

Screen Shot 2015-12-29 at 1.55.56 PM

So, angka $5 cuma sebatas “wording” semacam embel-embel iklan provider seluler yang mengatakan “internet kencang upto 10MBPS” atau iklan mobil “harga murah 50juta (baca : mulai 50juta | harga mobil kuno)”

Beberapa saat setelah komunikasi bolak-balik mengenai spesifikasi yang saya inginkan maka kami setuju dengan harga tertentu yang pokoknya murah hehe. Sebagai perbandingan, saya mencoba developer lokal dengan cara random nyari di google kemudian saya email dan didapat harga sebesar X. Harga lewat fiverr.com adalah +- X/4 belum dipotong diskon 20% untuk first order.

Nah deal sudah, sekarang bagaimana cara pesannya apakah ngeklik tombol $5 tadi?. Ternyata penjual bisa membuat custom order dan mengirimkan tombol pemesanan lewat message.

Screen Shot 2015-12-29 at 1.56.26 PM

Klik dan langsung bayar maka seketika itu penjual siap mengerjakan proyekan kita.

Pengerjaan

Saat diawal, penjual mengatakan akan mengerjakan dalam waktu 5-6 hari dan pada saat kita melakukan pemesanan pun ada informasi mengenai deadline project yang nantinya digunakan untuk memperingatkan kita kapan waktunya proyek harus selesai.

Komunikasi yang saya lakukan dengan penjual sangat mengasyikkan dan friendly. Saya ajarkan dia satu kata gaul Bahasa Indonesia yang akhirnya sering dia gunakan yaitu kata “sip” 😀

Progress pengerjaan juga bagus, laporan pertama 2 hari setelah order dimulai dan selanjutnya setiap hari ada laporan. Jika tidak ada laporan maka saya yang menanyakan ke penjual. Tentu mengenai progress tergantung kesepakatan diawal.

Setiap dia melaporkan progress selalu disertakan link demo template yang dikerjakan dan hampir selalu saya meminta revisi entah karena memang tidak sesuai spesifikasi atau ada sedikit spesifikasi yang baru kepikiran.

Yang saya salut adalah dia berani menerima revisi yang padahal saya rasa berada di luar perjanjian awal. Sebelumnya saya sudah bilang kalau tidak mau mengerjakan tidak apa-apa karena diluar perjanjian awal. Adapun untuk revisi yang disebabkan karena kurang tepat atau miskomunikasi dikerjakan dengan sangat bagus.

Penyelesaian

Setelah penjual merasa pekerjaan telah selesai maka dia melaporkan ke sistem fiverr.com bahwa proyek sudah selesai dan ada notifikasi untuk saya. Ada 2 pilihan waktu itu antara menyelesaikan proyek atau minta revisi. Terdapat juga peringatan order akan otomatis dianggap selesai dalam waktu 3 hari.

Di sini masih kurang paham, jika kita pilih untuk minta revisi apakah waktu 3 hari otomatis selesai akan hilang?. Waktu itu saya masih ada sedikit revisi tapi tidak saya pilih tombol revisi dan tidak juga pilih tombol selesai karena soal revisi kami bicarakan lewat message.

Revisi terakhir kelar dan belum juga saya tekan tombol selesai dan memang otomatis order menjadi dianggap beres setelah 3 hari. Terakhir adalah saya mengisi review untuk penjual dan mengucapakan terimakasih lewat message.

So far saya puas dengan layanan yang diberikan melalui fiverr.com. Harga murah, hasil mengesankan dan suatu nanti kalau ada proyekan yang butuh desain HTML mau pesan di sana lagi dan kemungkinan besar dengan orang yang sama pula.

Kesimpulan

Jika punya proyek yang ingin dikerjakan dan kita bukan ahlinya maka opsi outsource adalah pilihan yang tepat. Kita tidak perlu bisa mengerjakan semua hal tapi harus bisa mencari orang yang bisa mengerjakan hal-hal yang kita tidak bisa kerjakan untuk kita.

Facebook Comments
 

Agung Setiawan

Agung Setiawan adalah software engineer di BukaLapak.com, penulis sekaligus pecinta sastra, dan pembaca buku

 
Halo, perkenalkan saya Agung Setiawan.
Saya Software Engineer di BukaLapak.
Simak pemikian saya soal dunia Software Engineering via Twitter di @agungsetiawanmu dan facebook
Blog ini saya update seminggu sekali jadi sering-sering saja mampir
Mau belajar Vim bareng saya?
Belajar ngoding dari nol menggunakan PHP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *