Create Things and Build Stuff

Tiba-tiba terpikir secara spontan untuk mengubah tagline blog ini dari semula Be a Great Software Engineer menjadi Create Things and Build Stuff. Faktor pemicunya simpel, karena obrolan ringan sambil lalu dengan rekan kerja saat tadi kemarin ngoding. Tetapi saya rasa penyebab utamanya sudah terkumpul dari beberapa waktu yang lalu.

Obrolan bermula saat saya melihat ada teman di facebook menge-share situs sebuah UI framework baru untuk web atau semacamnya, pokoknya tentang teknologi untuk membuat tampilan web. Yang terpikirkan kala itu bukan penasaran atau rasa takjub tapi “lagi?, ada yang baru lagi?” sambil ingin banting laptop karena jaman sekarang kok banyak sekali teknologi baru yang rasanya bikin overwhelmed.

Dari situ saya ngasih tahu ke temen “eh ini ada yang baru lagi” dan ternyata dia pun sepemahaman soal rasanya overwhelmed. Yang ini baru belajar udah ada yang itu, yang ini belum pernah pakai di production eh udah ada yang lebih bagus. Dan seterusnya dan seterusnya dengan kalimat yang berbeda tetapi polanya sama.

Bagi kami dan juga mungkin kamu, belajar hal baru itu masalah yang utama terletak di waktu. Waktu yang ada terbatas jadi harus benar-benar bisa memilih mana yang patut dipelajari secara serius dan mana yang sambil lalu asal tahu aja. Balik lagi ke time is money atau time is precious.

Di akhir oborlan singkat itu saya berujar “lebih penting kita pernah bikin apa sih sebenernya daripada kita tahu teknologi ini itu tetapi sama sekali ga ada yang dibuat”. Nah dari ucapan saya sendiri tagline yang baru ini terpikirkan.

Sekarang sumber informasi tentang pemrograman gampang diakses dan jumlahnya banyak, siapa saja bisa belajar asal dia ada niat dan usaha. Saya merasa tidak ada yang spesial kalau saya bisa suatu teknologi misalnya Ruby on Rails atau katakanlah Laravel tetapi tidak pernah menggunakannya untuk membuat suatu karya atau dalam bahasa lain hanya menggunakannya sebatas di pekerjaan kantor yang mana itu kegiatan antara mau tak mau karena buat hidup hahaha.

Akhir-akhir ini saya sering mendengarkan podcast di megamaker.co yang isinya obrolan-obrolan tentang seorang software developer, designer, writer dan lain-lain yang membuat produk sendiri kemudian menjualnya untuk penghidupan. Keren gitu lho kita bisa membuat produk sendiri dan kemudian dijual dan dapat uang. Jadi kita hidup ini tidak melulu hanya sebagai consumer tetapi juga producer. Intinya dari obrolan-obrolan itu saya menjadi semakin terpacu untuk bisa menghasilkan suatu karya.

Ngomong-ngomong soal menjadi producer saya sudah lumayan bisa menghasilkan yaitu menghasilkan tulisan di blog ini. Artinya saya bukan hanya pembaca informasi seputar dunia software engineering tetapi juga berperan sebagai penulis informasi, si pemberi berita. Coba deh kalau kamu suka ngoding, bikin blog terus diisi dengan ilmu yang kamu punya supaya yang lain juga tahu.

Kemudian berbicara soal create things, ada satu quote yang saya suka berbunyi “live is better when we create something”. Saya merasakannya sendiri setiap kali menulis artikel baru di blog ini. Ada kepuasan saat menekan tombol publish dan membagi tulisan ke sosial media.

Dari situ saya mulai berpikir untuk create more things. Saat ini sedang ada 2 yang sedang saya kerjakan yaitu buku PHP untuk Semua serta Vim untuk Semua dan yang lama terabaikan idrails.com. Wish me luck untuk ketiganya semoga bisa segera saya rilis.

Facebook Comments
 

Agung Setiawan

Agung Setiawan adalah software engineer di BukaLapak.com, penulis sekaligus pecinta sastra, dan pembaca buku

 
Halo, perkenalkan saya Agung Setiawan.
Saya Software Engineer di BukaLapak.
Simak pemikian saya soal dunia Software Engineering via Twitter di @agungsetiawanmu dan facebook
Blog ini saya update seminggu sekali jadi sering-sering saja mampir
Mau belajar Vim bareng saya?
Belajar ngoding dari nol menggunakan PHP

2 thoughts on “Create Things and Build Stuff

  1. Sensasi menekan tombol publish memang susah dijelaskan dengan kata-kata, Pak. Tulisan yang menarik dan menginspirasi. Tapi ngomong-ngomong, tombol share post ke sosial media, letaknya di mana ya, Pak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *